Sekitar satu bulan yang lalu, orang tuaku mengajakku pergi berlibur ke Gili Trawangan. Gili Trawangan adalah pulau kecil atau gili yang terdapat di sebelah barat laut Lombok. Gili Trawangan adalah pulau terbesar dari rangkaian 3 gili di antaranya adalah Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Trawangan juga satu-satunya gili yang ketinggiannya di atas permukaan laut yang cukup signifikan. Panjang pulau ini sekitar 3 km dan lebar 2 km. Pulau ini adalah salah satu daya tarik bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Lombok, dikarenakan pemandangan dan suasananya sangat cocok untuk wisatawan asing yang ingin berlibur.

Saat itu bertepatan dengan hari Minggu. Cuacanya tidak terlalu panas, pas sekali. Aku beserta keluargaku berangkat menuju Pelabuhan Bangsal yang jaraknya sekitar 42 km dari Kota Mataram, Lombok. Kami menghabiskan waktu di perjalanan kurang lebih 1 jam. Di Pelabuhan Bangsal, kami membeli tiket untuk perjalanan menuju Gili Trawangan. Tiket menyebrang menggunakan perahu motor menuju Gili Trawangan yang memakan waktu selama 30 menit tergolong cukup murah yaitu Rp.12.500,00 per orang. Jika ingin menempuh perjalanan yang lebih cepat, kalian dapat membeli tiket Speed Boat yang dibandrol dengan harga Rp.200.000,00 per orang.

Setelah menempuh perjalanan dari Pelabuhan Bangsal, akhirnya aku dan orang tuaku sampai di Gili Trawangan! Kali ini suasananya agak ramai, banyak dipenuhi oleh orang baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Tak lupa, aku segera mengambil foto pemandangan Gili Trawangan untuk aku publikasikan ataupun membaginya dengan kalian di sini. Sepertinya aku menemukan hobi baru, yaitu fotografi. Yea.. Walaupun masih tergolong newbie, teman-temanku berkata hasil fotoku sudah lumayan lho hahaha.

Sudah puas mengambil foto di sudut masuk ke Gili Trawangan, aku langsung berlari menuju stand es krim begitu melihatnya dan segera membeli salah satu makanan yang populer ini. Ternyata gadis berumur 16 tahun ini masih juga bersifat kenakak-kanakan. Stand tersebut bernama Gili Gelato. Entah mengapa lambang dari Gili Gelato mirip dengan bendera Italia. Merah, putih dan hijau. Namun, stand es krim ini terkenal di lingkungan ketiga Gili di sana (Gili Air, Gilimeno, Gili Trawangan). Harga dari es krim tersebut di hitung per scoop es krimnya. Satu scoop dihargai Rp.20.000,00. Dua scoop seharga Rp.30.000,00. Selebihnya ditambah Rp.20.000,00. Rasa yang ditawarkan bermacam-macam. Saat itu aku membeli rasa pandan dan rasa oreo. Rasanya luar biasa ketika memakan es krim di pantai. Selain stand es krim, terdapat pula rumah makan dan cafe untuk mengisi perut kalian yang kelaparan. Jadi jangan khawatir jika kalian kelaparan di pulau ini. Kalau harga makanan, mungkin dibandrol agak mahal karena ini termasuk tempat wisata.

Suasana ketika aku menjauhi tempat di sekitar turunnya penumpang dari pelabuhan di seberang tersebut ternyata tidak terlalu ramai. Banyak pohon bakau, tempat untuk sekedar duduk-duduk ataupun cafe yang terdapat di pinggir pantai. Semakin jauh dari berbagai tempat penyewaan dan tempat stand makanan semakin sepi suasana yang aku dapatkan, aku memang lebih menyukai tempat yang cukup sepi ketimbang padat dan ramai. Suasana tersebut dapat menjernihkan pikiranku. Aku menyewa sepeda. Ini adalah cara yang efektif jika ingin menikmati pulau ini. Mengayuhnya sendiri, berhenti kapanpun dan di manapun, asalkan mengembalikan sepeda ke tempat penyewaan tepat waktu sesuai perjanjian dengan sang pemilik sepeda.

Aku berhenti di cafe dekat sebuah penginapan. Kalau tidak salah, tempat ini terkenal akan foto yang sering diunggah oleh wisatawan yang sedang berada di ayunan tengah air laut. Yup! Ombak Sunset. Sebenarnya tidak terlalu di tengah laut, tapi lumayan agak jauh dari bibir pantai. Aku mengambil foto-foto kembali, ini dia hasil beberapa jepretanku.

Ayahku memesan jus strawberry untukku. Aku meminumnya sambil menikmati pemandangan yang terbentang di hadapanku. Sungguh indah Indonesiaku. Menurutku, masih banyak tempat di negeri ini yang sangat indah dan belum kita jangkau sama sekali. Jika kalian berkunjung ke Lombok, jangan lupa singgahilah sejenak ketiga Gili yang berada di sini. atau satu saja sudah cukup, tergantung kalian ingin mengunjungi yang mana. Jangan lupa untuk mencoba snorkling ataupun scuba diving. Ketiga gili tersebut menyediakan sarana untuk kegiatan tersebut. Pemandangan bawah lautnya indah sekali! Beberapa tahun lalu aku mencobanya di Gili Meno, ikan dan karangnya berwarna-warni. Sungguh indah ciptaan Tuhan. Bersyukurlah setiap saat, kawan.

Akhir kata, aku mengucapkan terima kasih banyak bagi kalian yang telah meluangkan waktu untuk mengunjungi blog ini. Semoga info dan pengalamanku kali ini bermanfaat untuk kalian. See you!

All photos was taken by iPhone 5s

Advertisements